7 Tahun Mengabdi di PDAM Tirta Sendawar Kubar

gerakanaktif.net, Sendawar – Mata Drs. Efraim Andorion Sunan nampak berkaca-kaca. Lelaki yang bertugas sejak tahun 2011 di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sendawar Kubar ini, akan meletakan jabatannya, diakuinya sudah menyampaikan surat pengunduran diri kepada bupati Kutai Barat.

Betapa tidak. Drs. Efraim Andorion Sunan tercatat sebagai Pimpinan paling lama mengabdi di PDAM Tirta Sendawar sejak berdiri kabupaten Kutai Barat. Terhitung 7 tahun sudah dirinya bekerja di perusahaan daerah tersebut. Berbagai cerita telah dilaluinya. Pahit maupun manis. Bahkan Drs. Efraim Andorion Sunan atau akrab disapa Bew, hampir seluruh pikiran dan ide dicurahkan untuk kemajuan PDAM Tirta Sendawar hingga seperti sekarang ini.

“Kita bersyukur PDAM menjadi seperti sekarang ini, mandiri, maju,¬† berkembang, dan Admistrasi teratur. Yang terpenting adalah keharmonisan sesama karyawan, Staf bahkan pimpinan, sehingga mempangaruhi hasil kerja yang lebih maksimal. Karena bekerja itu adalah kebersamaan,” sebutnya.

Bew dikenal cukup loyal terhadap perusahaan. Bahkan, Bew menjadi kepercayaan oleh pemerintah selama 7 tahun menjabat. Setiap pengaduan selalu ditindaklanjuti. Bahkan, Bew selalu menindak lanjutinya setiap pengaduan warga. Begitu mendapat laporan, Bew langsung bekerja.

” Sebenarnya saya masih satu tahun lagi hingga massa pensiun, Namun adanya panggilan masyarakat untuk maju mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di Kubar, akhirnya saya memutuskan mengundurkan diri, saya maju melalui Partai PDI Perjuangan. “

Menurutnya, mengabdi bisa dimana saja, di perusahaan, di pemerintahan atau di legislatif, yang¬† terpenting adalah memajukan dan mensejahterahkan masyarakat. ” Atas nama Pribadi dan PDAM Tirta Sendawar, menyampaikan terima kasih atas kerjasamanya selama ini selama menjabat direktur, kurang lebih 7 tahun mengabdi.”

Masyarakat Kutai Barat berharap, direktur baru kelak, mampu meneladani apa yang telah diberikan dan diperjuangkan Drs. Efraim Andorion Sunan selama berkarir. Memberikan pelayanan yang lebih baik, masyarakat merasa memiliki perusahaan daerah, serta merespon setiap keluhan masyarakat.”Semoga dapat diteladani oleh pegawai-pegawai baru,” pungkas warga.(aliansyah)

Tinggalkan Balasan