Sumarno Sosok Pekerja Keras

gerakanaktif.net, samarinda – Bekerja keras dengan tulus, kreatif dan inovatif. Itulah salah satu yang patut diteladani dari Sumarno ini. Dia seperti tidak kenal lelah, sepanjang hari bekerja keras dengan kreatif bahkan sampai melebihi panggilan tugasnya. Dia juga seorang tokoh yang terbuka, bersahaja dan teguh pada prinsip. Dia berkarya pengabdiannya belum tertandingi hingga saat ini.

Sumarno yang pernah tinggal di penajam paser utara sebelum menjadi kabupaten, bekerja di perusahaan perkebunan sawit di bagian penyemaian, bekerja keras dengan tulus, kreatif dan inovatif, mengalir laksana alunan musik symphoni dalam kehidupannya sehari-hari. Dinikmati sedemikian indah untuk mewujudkan impian menjadi rahmat bagi orang lain dan alam semesta.

Kerja keras sudah menjadi filosofi hidup Meski Saat ini sudah sukses di patai politik di bumi etam kutai timur , namun ia tetap turun gunung bersama masyarakat, tidak pernah letih untuk mendatangi masyarakat untuk mengali aspirasi. Saat ini Dia percaya menjadi ketua Partai Perindo Kabupaten Kutai Timur, merupakan karena kerja kerasnya, apa yang dicita-citakan, suatu ketika, akan menghasilkan buah. “Sejak kecil saya biasa bekerja keras,” kata Sumarno.

Sumarno lahir di Jombang, Jawa Timur, lahir tahun 1965, dari pasangan Orang Tua Bapak berasa dari Blitar dan Ibu dari Jombang, yang notabane adalah daerah yang melahirkan tokoh-tokoh nasional. Menuruni sifat ibunya ini adalah pria yang ulet dan pekerja keras. “Saya percaya bahwa dengan kerja keras suatu ketika cita-cita kita akan menghasilkan buah,” kata Sumarno.

Sewaktu kecil, Sumarno selalu mendampingi ibunya, sangat menghormati dan membanggakan perjuangan ibunya yang membuat dirinya terbiasa bekerja. Sebagai anak kampung, dia biasa melakukan pekerjaan kasar. Pengalaman di masa kecil itu mendarah daging pada dirinya. Dia mengerjakan apa saja yang disuruh ibunya. Ibunya mendidik anak-anaknya dengan penuh disiplin dan taat pada agama dan orang tua.

Ibunya juga cukup bijaksana. Di setiap jenjang sekolah, Sumarno selalu berusaha menjadi murid yang pandai, kalau tidak, dia akan malu. Sumarno tak pernah menyerah di dalam mengejar cita-citanya.

Haryono kemudian mendapat kesempatan yang luas untuk mengurus partai Perindo di Kabupaten Kutai Timur. Ia salah satu ketua partai yang tidak mencalekan diri, justru mendukung dan mendorong kader terbaiknya yang memiliki kopetensi, segala upaya dilakukan baik materil maupun imateril. ” Saya di partai politik tidak mendapatkan apa-apa, namun saya berpuas hati jika kelak kader saya menjadi orang yang dipercaya masyarakat duduk di dewan. Meski ini baru pertama kali perindo ikut dalam Pemilu saya berharap semua bekerja dengan masksimal dengan selalu turun langsung ke masyarakat.” Ujar Sumarno.

Di dalam perjalanan karirnya, Sumarno ditakdirkan selalu dekat dengan orang-orang di bawah garis kemiskinan. Usianya sudah setengah abad, tetapi dia tetap berjuang untuk memberdayakan masyarakat pedesaan, Memberdayakan ekonomi rakyat dan pemberdayaan sumber daya manusia. Dia seperti tidak kenal lelah, berkeliling ke desa-desa untuk membagi keahlian dan pengalamannya dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.(aliansyah)


Warning: include(/index.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/grktfnet/public_html/wp-content/plugins/social-share-button/includes/class-shortcodes.php on line 41

Warning: include(): Failed opening '/index.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php56/usr/share/pear:/opt/alt/php56/usr/share/php') in /home/grktfnet/public_html/wp-content/plugins/social-share-button/includes/class-shortcodes.php on line 41

Tinggalkan Balasan