KEPERGOK ASYIK BERDUAAN DIKAMAR KOST, DUA SEJOLI DI DENDA SECARA ADAT

GERAKAN AKTIF – TABANG-Kukar. Lagi dan lagi perbuatan asusila terjadi dilingkungan pemukiman Pondok Labu Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara. Dimana sepasang remaja kepergok tengah bermesraan di sebuah Kost. Menurut kabar, pasangan sejoli ini sudah lama diduga sering berduaan dikamar oleh pemiliknya kost, dan baru kali ini kedapatan disaat keduanya  berhubungan layaknya suami istri melalui sela-sela dinding kost  08/3/20.

Keduanya diketahui bernama inisial MA (20) Warga makitan Jawa Timur, dan SU (19) Warga Desa Kembang Janggut, Kecamatan Kembang Janggut Kukar. Selanjutnya diketahui juga bahwa keduanya bekerja disebuah Perusahaan Catering yakni PT.ARCO Site Tabang selaku Sub Kontrak PT.Petrosea Tabang Projeck.

Atas kejadian tersebut, kedua pasangan yang bukan muhrim ini terpaksa harus berurusan dengan Adat setempat, karena diduga telah melanggar etika kebuayaan Adat khususnya Adat Dayak Kenyah pada umumnya,  dan keduanya terpaksa didenda secara adat oleh ketua Lembaga Adat Desa Buluq Sen (Amai Pebalan) dan langsung melakukan ritual Melas Tanah “Muiq Taneq (bahasa lokal) atau dalam istilah lain “Cuci Tanah” dengan memotong seekor babi disekitar tempat kejadian, kemudian melepaskan dua ekor ayam kehutan sebagai symbol membuang sial, agar semua pihak terhindar dari hal-hal yang dianggap buruk oleh karena  perbuatan SU dan MA.

Mengingat hal tersebut sebuah pelanggaran, sebagai ketua RT 03 Desa Buluq Sen, Gunawan menghimbaukan “Mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi kasus seperti ini, dan mudahan saja hari ini kejadian terakhir kalinya, dan mudah-mudahan kedepannya tidak ada lagi kasus-kasus yang serupa, anggap saja ini sebuah pelajaran bagi kita semua” himbau Gunawan. Diwaktu terpisah, Tokoh Pemuda (Anderson) memberi saran kepada  seluruh warga yang ada di wilayah Pondok Labu maupun karyawan yang ada disektar lingkar tambang agar kejadian seperti ini jangan sampai diulangi lagi, dan apabila terulang kembali, maka sanksi serupa pun dikenakan kepada pelaku  bahkan lebih dari ini Pungkasnya. GA//*mrg

Tinggalkan Balasan